Sabtu, 25 Februari 2017

Ada cerita

Seorang pria yg tidak lulus ujian masuk universitas, di nikahkan orang tuanya. Untuk mendapat penghasilan, ia pun melamar menjadi guru sekolah dasar dan mulai mengajar. Karena tidak punya pengetahuan mengajar, belum sampai  satu minggu mengajar ia sudah dikeluarkan.

Setibanya di rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada pula yang tidak bisa. Tidak perlu bersedih karena hal ini. Mungkin ada pekerjaan lain yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian ia melamar dan melakukan pekerjaan lain, namun dipecat juga karena geraknya lambat.  Saat itu sang istri berkata : kegesitan kaki - tangan setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?

 Ia pun bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun yg berhasil, semua gagal di tengah jalan.  Namun demikian, tiap kali pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.  Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkah melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.  Kemudian ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Akhirnya ia menjadi boss yang memiliki kekayaan berlimpah.  Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, kenapa ketika masa depan nya masih suram, engkau tetap begitu percaya kepada ku ?  Jawaban sang istri ternyata sangat polos dan sederhana : Sebidang tanah yg tidak cocok ditanami gandum, bisa dicoba untuk ditanami kacang. Jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, coba tanami buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam, pasti bisa berbunga, karena pada sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

 Mendengar penjelasan sang istri, ia mengeluarkan air mata terharu.... Keyakinan kuat, ketabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit unggul.  Semua prestasi dirinya, adalah berkah keajaiban bibit unggul yang kokoh hingga bertumbuh kembang jadi kenyataan.  Di dunia ini tidak ada seorang pun yg hanya sekedar sampah, dia hanya tidak berada di posisi yang tepat.  Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, teruskan ke orang lain.  Anda akan ikut berbahagia apabila orang yg tadinya susah menjadi sukses.

Delapan kalimat di bawah ini, adalah intisari kehidupan :
1. *Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas tidak akan bisa merasakan kebahagiaan*
2. *Orang yang tidak bisa toleran, seberapa banyak pun teman nya, akhirnya akan sendirian*
3. *Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses*
4. *Orang yang tidak bertindak nyata,
seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.*
5. *Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat pun kerja nya tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.*
6. *Orang yang tidak bisa menabung, dapat rejeki terus pun tidak akan bisa menjadi kaya.*
7. *Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bahagia.*
8. *Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, berobat terus pun tidak akan berusia panjang.*  ~

Jangan tunggu, segera  bagikan motivasi yang bagus ini

Minggu, 08 Januari 2017

Dahsyatnya Shalat


Habib Muhammad al-Haddar:
Yang harus Anda lakukan adalah hanya sholat dua rakaat, manfaat yang ada di dalamnya sangatlah luar biasa, dimana Allah telah menggabungkan semua hal yang baik didalam sholat.
Pertama, dalam melakukan sholat berarti Anda sedang datang mengunjungi Allah, ketika Nabi ﷺ mengunjungi Allah pada malam isra Mi'raj, beliau ﷺ berbicara kepada-Nya dengan mengatakan:
ﺍﻟﺘَّﺤﻴِّﺎﺕُ ﺍﻟﻤﺒُﺎﺭَﻛﺎﺕُ ﺍﻟﺼَّﻠﻮﺍﺕُ ﺍﻟﻄَّﻴِّﺒَﺎﺕُ ﻟِﻠَّﻪ
“Salam dan sejahtera, sembah bakti dan segala kebaikan bagi Allah".
Jika Anda mengatakan kalimat ini Anda akan diberikan pahala seperti melaksanakan haji.
Kedua, Anda datang mengunjungi Nabi ﷺ diwaktu Anda mengatakan:
ﺍﻟﺴَّﻼﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻚَ ﺃَﻳُّﻬﺎ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲُّ ﻭ ﺭَﺣْﻤَﺔُ ﺍﻟﻠﻪِ ﻭ ﺑَﺮﻛﺎﺗُﻪ
"Salam atasmu wahai Nabi dan rahmat Allah dan keberkatan-Nya".
Bayangkan berapa banyak kebaikan yang Anda dapatkan ketika Anda mengunjungi Nabi ﷺ.
Kemudian Anda mengatakan:
ﺍﻟﺴَّﻼﻡُ ﻋَﻠَﻴْﻨﺎ ﻭ ﻋﻠﻰ ﻋِﺒﺎﺩِ ﺍﻟﻠﻪِ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤﻴﻦ
"Demikian pula mudah-mudahan (kedamaian) dianugerahkan kepada kita dan kepada segenap hamba-hamba-Nya yang Shaleh".
Ini adalah apa yang dikatakan Nabi ﷺ ketika Allah menyambutnya. Nabi ﷺ berharap untuk memasukkan semua orang sholeh kedalam golongan yang diberkahi Allah.
Kata-kata ini menjangkau setiap orang sholeh di langit dan di bumi, orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati, dan setiap orang dari mereka akan menanggapi atau menjawab ucapan Anda. Meskipun Ada sekelompok dari mereka yang tidak menjawab ucapan Anda karena mereka sedang benar-benar diserap / tenggelam dalam penyembahan Tuhan mereka dan menyaksikan-Nya, maka sebagai gantinya Allah menjawab atas nama mereka. Salah satu ulama mengatakan: "Jika saja tidak satupun dari mereka menjawab sehingga Allah sendiri yang akan menjawab atas nama mereka semua, sungguh tidak ada yang lebih besar dan lebih hebat dari hal itu".
Kemudian Anda menyelesaikan sholat dengan memberikan salam, dari salam kepada orang-orang di sebelah kanan Anda, pertama malaikat perekam amalan anda, dan kemudian semua orang sholeh di langit dan bumi. Lalu Anda memberi salam kepada orang-orang di sebelah kiri, pertama kpd malaikat perekam amalan dan kemudian kepada semua orang sholeh di langit dan bumi. Maka Allah mencatat untuk Anda sebagai perbuatan baik sebanyak sesuai dengan jumlah orang sholeh yang ada.
Semua ini anda peroleh hanya dalam dua rakaat sholat! (Sholat apa saja, baik yang wajib atau sunnah).
Segala puji bagi Allah untuk berkat dan nikmat Islam, berkat mengikuti Rasulullah ﷺ , dan berkat sebagai anggota umatnya. Kita harus bersukacita untuk semua kebaikan yang Allah telah siapkan bagi kita dan sukacita ini hanya sempurna jika kita meninggal di atas la ilaha illallah...
Allahumma sholli alaa Sayyidina Muhammad wa alaa aalihi wasohbihi wabarik wasallim...

Jumat, 25 November 2016

Negeri Tanpa Ayah

1⃣▶Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola.
2⃣▶AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar `membuat` anak.
3⃣▶Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi.
4⃣▶AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja.
5⃣▶Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah.
6⃣▶Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH?
7⃣▶Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari Umar bin Khattab.
8⃣▶AYAH durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yang menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya.
9⃣▶AYAH ingin dido’akan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdo’a untuk anaknya.
1⃣0⃣▶AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya.
1⃣1⃣▶Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country.
1⃣2⃣▶Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama?.
1⃣3⃣▶Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi.
1⃣4⃣▶Banyak anak yang sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya.
1⃣5⃣▶Semangat qur’an mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya`qub, Imran. Mereka adalah contoh AYAH yang peduli.
1⃣6⃣▶Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata, “Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH”.
1⃣7⃣▶Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAH-nya bukan ibu. Nasab yang merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggungjawaban kelak.
1⃣8⃣▶Rasulullah yang mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAH-nya. Tapi nilai-nilai ke-AYAH-an tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya.
1⃣9⃣▶Nabi Ibrahim adalah AYAH yang super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi Nabi.
2⃣0⃣▶Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.
2⃣1⃣▶Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut.
2⃣2⃣▶Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid.
2⃣3⃣▶Harus ada sosok AYAH yang mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yang tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yang berkisah tapi AYAH!
2⃣4⃣▶AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was-was atau merasa terancam dengan hardikan.
2⃣5⃣▶Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid.
2⃣6⃣▶Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya.
2⃣7⃣▶AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya.
2⃣8⃣▶Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH `kepala sekolah` tapi AYAH `penjaga sekolah`.
2⃣9⃣▶Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya.
3⃣0⃣▶Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak.
3⃣1⃣▶Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika.

Selasa, 22 November 2016

Inspirasi

Luar biasa!! Ini sangat menginspirasi… Semoga bisa menjadi inspirasi juga bagi Pembaca disini!

* Membawa selusin bodyguard bukan jaminan keamanan. Tapi rendah hati, ramah, dan tidak mencari musuh, itulah kunci keamanan.

* Obat dan vitamin bukan jaminan hidup sehat. Jaga ucapan, jaga hati, istirahat cukup, makan dengan gizi seimbang dan olahraga yang teratur, itulah kunci hidup sehat.

* Rumah mewah bukan jaminan keluarga bahagia. Saling mengasihi, menghormati, dan memaafkan, itulah kunci keluarga bahagia.

* Gaji tinggi  bukan jaminan kepuasan hidup. Bersyukur, berbagi, dan saling menyayangi, itulah kunci kepuasan hidup.

* Kaya raya  bukan jaminan hidup terhormat. Tapi jujur, sopan, murah hati, dan menghargai sesama, itulah kunci hidup terhormat.

* Hidup berfoya-foya bukan jaminan banyak sahabat. Tapi setia kawan, bijaksana, mau menghargai, menerima teman apa adanya dan suka menolong, itulah kunci banyak sahabat.

* Kosmetik bukan jaminan kecantikan. Tapi semangat, kasih, ceria, ramah, dan senyuman, itulah kunci kecantikan.

* Satpam dan tembok rumah yang kokoh bukan jaminan hidup tenang. Hati yang damai, kasih dan tiada kebencian itulah kunci ketenangan dan rasa aman.

* Hidup kita itu sebaiknya ibarat “bulan & matahari”—dilihat orang atau tidak, ia tetap bersinar. Dihargai orang atau tidak, ia tetap menerangi. Diterimakasihi atau tidak, ia tetap “berbagi”.

* Jika Anda bilang Anda susah, banyak orang yang lebih susah dari Anda.
 Jika Anda bilang Anda kaya, banyak orang yang lebih kaya dari Anda. Di atas langit, masih ada langit. Suami, istri, anak, jabatan, harta adalah “titipan sementara”. Itulah kehidupan.

* Nikmatilah hidup selama Anda masih memilikinya dan terus belajar untuk bersyukur dengan keadaanmu! Karena Anda tidak akan tahu kapan Sang Pemilik Raga akan datang dan mengatakan pada Anda, *“Ini saatnya pulang!”— memaksa Anda meninggalkan apa pun yang Anda cintai, dan Anda banggakan, serta sombongkan.

Bob Sadino

Sabtu, 12 November 2016

4 Level Rezeki

1. REZEKI LEVEL PERTAMA

"Tidak suatu binatangpun (termasuk manusia) yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin oleh Allah rezekinya."
(QS. 11: 6)[⋅}

Artinya Allah akan memberikan kesehatan, makan, minum untuk seluruh makhluk hidup di dunia ini. Ini adalah rezeki dasar yang terendah.

2. REZEKI LEVEL KEDUA

"Tidaklah manusia mendapat apa-apa kecuali apa yang telah dikerjakannya"
(QS. 53: 39)

Allah akan memberikan rezeki sesuai dengan apa yang dikerjakannya. Jika ia bekerja dua jam, dapatlah hasil yang dua jam.

Jika kerja lebih lama, lebih rajin, lebih berilmu, lebih sungguh-sungguh, ia akan mendapat lebih banyak.

Tidak pandang dia itu beragama apapun..

3. REZEKI LEVEL KETIGA

“... Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih."
 (QS. 14: 7)

Inilah rezeki yang disayang Allah.
Orang-orang yang pandai bersyukur akan dapat merasakan kasih sayang Allah & mendapat rezeki yang lebih banyak.

Itulah Janji Allah! Orang yang pandai bersyukurlah yang dapat hidup bahagia, sejahtera & tentram. Usahanya akan sangat sukses, karena Allah tambahkan selalu.

4. REZEKI LEVEL KEEMPAT

".... Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.”
(QS. Ath-Thalaq/65: 2-3)[⋅}

Di manapun level rezeki kita saat ini, Semoga sll dlm keberkahanNYA..                    Aamiin Allahumma Aamiin